Ini Alasan darurat yang Dibolehkan untuk Tidak Berpuasa Ramadhan

23.21 Add Comment

alasan-dibolehkan-tidak-puasa
Puasa hukumnya merupakan ibadah wajib di bulan Ramadhan. Allah telah mewajibkan seluruh umat Rasullah utk berpuasa Ramadhan, menahan haus dan lapar, nafsu dan amarah sejak terbitnya matahari, hingga matahari terbenam di ufuk.
Nikmat dan manfaat berpuasa sewaktu satu bulan penuh di bulan Ramadhan adalah janji Allah kepada HambaNya. Segala macam kebaikan dan keberkahan menjadi imbalan setimpal bagi siapapun Muslim yang ikhlas dan tetap menjalankan puasanya.
Namun terkadang dalam beberapa kasus dan kondisi, ada segelintir golongan yang amat sangat amat tidak memungkinkan untuk menjalankan kewajiban puasa Ramadhan. Mereka yaitu orang-orang dalam kondisi kusus yang punyai logis dan jelas. Alasan yang menyatakan bahwa jika mereka tetap terpaksa berpuasa, maka kesehatan mereka sanggup dipertaruhkan. Oleh oleh karenanya, Islam serta sbg agama yang mudah dan memudahkan memberikan pengecualian bagi sekian tidak sedikit golongan berikut untuk tidak wajib berpuasa. Berikut merupakan penjelasan singkatnya :
1. Golongan orang yang sakit
Termasuk Juga Serta dalam golongan ini adalah sesorang yang memiliki penyakit tertentu yang membuatnya tidak lagi dikatakan sehat.
Para ulama telah bersepakat menyangkut dalil membolehkan orang sakit untuk tidak berpuasa. Nanti dikala sembuh, orang tersebut mampu mengqodhonya (menggantinya di hari lain).
Allah telah menuturkan dalam firmannya yakni : “Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dahulu dirinya berbuka), maka(wajiblah baginya berpuasa), banyaknya hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al Baqarah : 185)
2. Golongan orang yang sedang laksanakan perjalanan
Bagi satu orang musafir yang melaksanakan perjalanan jauh sehingga mendapat keringanan untuk mengqoshor shalatnya maka Ia disyariatkan untuk tidak berpuasa. Dalilnya serupa dengan apa yang dijelaskan Allah dalam Al-Baqarah ayat 185.
Namun, dalam beberapa kondisi para ulama pun mengambil simpulan bahwa masih menjalankan puasa sewaktu perjalanan jauh juga sah dan tak masalah utk dikerkjakan.
Kondisi perjalanan bakal mempengaruhi keutamaan tetap berpuasa atau tidak selagi melaksanakan perjalanan. Para ulama menetapkan tiga kondisi yakni; kondisi pertama yakni dikala dalam perjalanan berat untuk melaksanakan puasa dan sulit laksanakan hal-hal yang baik maka lebih mutlak baginya utk tidak berpuasa; kondisi kedua merupakan jikalau perjalanan tidak memberatkan utk berpuasa dan tidak menyulitkan untuk melaksanakan perihal kebaikan, maka disaat itu lebih utama buat berpuasa.
3. Golongan orang tua yang berada dalam keadaan lemah.
Buat golongan ketiga ini para ulama telah bersepakat untuk memberikan kepastian bahwa orang tua yang tidak akan lagi berpuasa, maka boleh baginya untuk tidak berpuasa dan tidak ada qodho bagi mereka. Mayoritas ulama menyebutkan bahwa pass bagi mereka utk memberi fidyah ialah memberi makan bagi orang miskin bagi setiap hari yang ditinggalkan.
4. Wanita hamil, menyusui, dan wanita yang mengalami haid dan nifas
Wanita merupakan makhluk Allah yang unik, punya sekian tidak sedikit fase dalam hidupnya yang membuatnya untuk tidak diwajibkan berpuasa. Fase itu yakni kalau wanita yang hamil takut kepada kesehatan janin yang berada dalam kandungannya dan wanita menyusui yang takut terhadap bayi yang disusuinya.
Lalu ada pula fase haid dan nifas yang bahkan tidak sah utk berpuasa dan mereka haram untuk berpuasa. Sekembalinya dalam kondisi suci, dia wajib mengqodho puasanya.(CAL)
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala kepentingan dan kekurangan HambaNya

Melihat Geliat Aktvitas Muslim Myanmar saat Ramadhan di Yangon

23.20 Add Comment

muslim-yangon
Beruntunglah bagi siapapun Muslim di Indonesia yang diberikan kenikmatan untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan segala macam kebiasaan ibadah yg lain bersama kebebasan penuh, tanpa ancaman, tak dgn aturan yang menyudutkan atau pengucilan dari kaum mayoritas.
Kebebasan beribadah yang tergerus itulah yang menjadi bumbu etika ramadhan minoritas muslim di Myanmar. Myanmar yakni tanah kelahiran etnis muslim Rohingnya yang saat ini terkucilkan dan tak diakui oleh negara manapun.
Seperti yang dilansir dari laman Kompas, menuliskan fakta bahwa dapat menjalankan ibadah shalat tarawih di masjid ketika bulan Ramadhan yaitu satu buah kemewahan bagi para muslim di Yangon, terutama bagi para kaum perempuannya. Dikarenakan, sebagian akbar masjid di Myanmar tertutup utk para kaum perempuan. Jangankan utk beribadah, untuk masuk ke dalam masjid pula mereka tak diperbolehkan.
Tak sulit buat menemukan masjid di kota Yangon, Myanmar. Walaupun Muslim Myanmar adalah minoritas di tengah geliat mayoritas penduduk Buddhis, tapi hampir di setiap township atau setingkat dgn kecamatan memiliki satu buah masjid. Bahkan tak sedikit pun satu township yang memiliki beberapa masjid sekaligus.
Namun uniknya, semua masjid di Myanmar tertutup utk kaum perempuan. Tak hanya tertutup di bulan Ramadhan saja, tapi juga di bulan-bulan lain tak hanya ramadhan serta hanya segelintir masjid yang mau menerima jamaah perempuan.
Menurut cerita, para imam dan guru agama di Myanmar memiliki gagasan konservatif yang tegas. Jangankan utk shalat, untuk memungkinkan perempuan masuk masjid juga tidak diperbolehkan.
Ide konservatif ini nyata-nyatanya ditiru dari India area banyak guru agama Islam dan para Imam di Myanmar belajar ilmu agama. Mereka berpikiran tegas buat menempatkan perempuan beribadah di rumah. Mereka memegang tegus pernyataan yang dikutip dari hadits Rasulullah yang menyebut bahwa ruang paling baik perempuan buat shalat yaitu di rumah.
Serupa bersama Kota Rakhine tempat tinggal suku Rohingya selama berabad lampau, Islam di Myanmar memang lahir dari para imigran Bangladesh dan India yang ketika itu terus berada dalam satu provinsi India di bawah kendali pemerintahan kolonial Inggris, sejak th 1823 hingga 1948.
Imigran dari India dan Bangladesh inilah yang kemudian membawa agama Islam masuk ke Myanmar hingga saat ini. Tapi sekonservatif apapun pemikiran Imam Muslim di Yangon, setidaknya Penerimaan mayoritas Buddhis pada minoritas muslim di Yangon lebih baik dan terbuka di bandingkan dgn nasib muslim Rohingya di Provinsi Rakhine.
Sekarang Ini perubahan paradigma yang membolehkan perempuan Muslim Myanmar utk shalat di masjid tengah menjadi perdebatan.
Aktivitas Ramadhan yang berlangsung di Islamic Hall ditengah jantung Kota Yangon perlahan sejak mulai menerima kehadiran perempuan muslim. Meskipun tempat utk kaum perempuan beribadah terkucilkan dari jamaah laki-laki. Berada pada bangunan sendiri yang terpisah dari bangunan utama masjid, dan tertutup oleh tirai yang kumuh dan tak terawat, namun mereka tetap menikmati syahdunya Ramadhan yg yaitu minoritas. Bisa merasakan beribadah di “masjid” adalah kesempatan langka bagi sebagian agung perempuan muslim Myanmar.
(CAL)

Yuk Rasakan “Ngabuburit” Ramadhan Murah-Meriah ala Warga Cirebon

23.20 Add Comment

ngabuburit-ala-cirebon
‘Ngabuburit’ merupakan budaya penduduk Indonesia yg dilakukan utk menunggu dikala berbuka tiba. Ngabuburit identik bersama berjalan-jalan menyusuri Kota, atau singgah & main di ruangan tertentu sambil berbincang & menghabiskan kala di titik hiburan satu buah Kota. Di Ibukota Jakarta, tradisi ngabuburit Ramadhan semakin susah buat ditemukan dikarenakan minimnya ruang & ruang buat berbincang murah-meriah.
Tapi, bagi Anda penduduk Cirebon & sekitarnya, tradisi ngabuburit sambil menunggu disaat berbuka puasa tiba bakal berlangung seru & murah meriah. Tidak Sedikit ruang di Cirebon yg bisa dipakai yang merupakan titik berkumpul & bercengkrama kalem bersama kawan atau keluarga. Hasilnya esensi ramadhan tidak cuma yang merupakan ladang amal semata, tapi pula jadi momen silaturahim dgn keluarga dekat maupun sohib di ketika ngabuburit.
Area ke-2 yg pass digemari yang merupakan ruang menunggu adzan maghrib tatkala bln Ramadhan ialah Masjid Akbar Sang Cipta Rasa, dinamakan pun dgn Masjid Akbar Kasepuhan dikarenakan lokasinya yg berdekatan bersama Keraton Kasepuhan. Masjid yg jadi ikon Agama Islam di Keraton Cirebon ini dibangung oleh para Wali di Musim syiar Islam Sunang Gunung Jati yg memerintah Cirebon sbg Sutan Perdana Kesultanan Cirebon. Masjid gede ini kepada awalnya bernama Masjid Pakungwati, mengikuti nama keraton yg dulu bernama Keraton Pakungwati. Terhadap ruangan mihrab, terdapat tiga buah batu tegel lantai husus yg lalu dipasang oleh Sunan Gunung Jati, Sunan Bonang, & Sunan Kalijaga.
Masjid Gede Sang Cipta Rasa ialah landmark yg menarik di Cirebon, bersama sembilan pintu yg menyimbolkan Wali Songo. Pintu masuk ke bangunan utamanya yg sungguh mungil menciptakan Kamu mesti membungkuk utk masuk, inilah filosofi penghormatan buat masuk ke rumah Allah. Konon, Masjid Besar Sang Cipta Rasa yakni pasangan dari Masjid Gede di Demak. Di periode saat pembangunan Masjid Akbar Demak dilakukan, Sunan Gunung Jati meminta izin utk membangun pasangannya di Cirebon. (CAL)
Satu tempat yg lumayan digemari masyarakat Cirebon buat melepas penat sambil menunggu matahari tenggelam dari peredarannya yaitu Pantai Kejawanan, Cirebon.
Seperti yg dilansir dari page KompasTravel, penduduk Cirebon biasanya datang ke Pantai Kejawanan menunggu adzan maghrib sambil duduk & bersantai dijalan berbatu yg membelah pesisir laut. Jejeran batu yg sengaja disusun buat memisahkan pesisir laut Kejawanan yg berada di Teluk Cirebon.
Pantai Kejawanan adalah yakni salah satu pantai yg berada di wilayah Cirebon, Jawa Barat. Pantai ini terletak dijalan Yos Sudarso & berlokasi dekat Pelabuhan Cirebon. Utk memasuki pantai ini, visitor dikenakan tarif masuk segede Rupiah 1.000.

Innalillahi, Masuk Pekan Kedua Ramadhan Angka Kasus MERS di Saudi masih Tinggi

23.17 Add Comment

mers-saudi
Ketakutan dunia Internasional berkaitan penyebaran Virus mematikan Middle East Respiratory Syndrom (MERS) nampaknya tetap dapat terus berlanjut. Setelah mewabah di Korea Selatan, dan mencapai Thailand pada pekan lalu, penyebaran MERS masih belum sanggup terkontrol, setidaknya hingga hari ini.
Memasuki pekan kedua Bulan Ramadhan, kasus MERS yang sempat melumpuhkan total jumlah wisatawan dan perekonomian di Korea Selatan nyatanya konsisten menjadi ancaman yang mematikan di lokasi pertama kali MERS di temukan, Arab Saudi. Penyebaran virus Sindrom Pernapasan Timur Tengah di Saudi hingga hari ini tetap terus menjadi momok menakutkan. tak ada pihak yang sanggup memberikan prediksi kapan MERS dapat terkarantina dgn trik total.
Dikutip dari laman CNN, Menurut data dari Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan‎ Prof dr Tjandra Yoga Aditama, terdapat tiga kasus MERS baru di Saudi, sehingga total penjangkitan mencapai 1038 orang, dengan jumlah korban tewas akibat virus mematikan ini mencapai 459 jiwa. Angka yang makin mengkhawatirkan inilah yang menjadi ancaman menakutkan bagi para Muslim Indonesia yang menjalankan ibadah umrah Ramadhan di Arab Saudi.
Dari data tersebut, sedikitnya dilaporkan sejumlah 573 orang telah sembuh dan terbebas dari virus mematikan ini.
Penyakit ini memiliki nama kumplit MERS-CoV atau Middle East Respiratory Syndrome-Corona Virus. MERS-CoV ini diidentifikasi disebabkan oleh inveksi virus Corona, sejenis virus yang tetap berkerabat dgn SARS.
Sebab memiliki virus yang sama bersama SARS, MERS-CoV serta memiliki gejala yang hampir serupa, merupakan demam, bersin, batuk, yang berujung pada kematian dikarenakan ancaman komplikasi serius. Bencana virus mematikan ini menggerogoti multiorgan, tidak berhasil ginjal, koagulopati konsumtif, perikarditis pun pneumonia berat.
Ketakutan pada ancaman terkena virus MERS teramat beralasan mengingat angka kematian akibat MERS menunjukkan pola peningkatan tetap sejak mula-mula kali terdeteksi di 2012 silam. WHO rilis data, dalam periode 1 hingga 4 Juni 2015 terdapat lima kasus penjangkitan MERS baru. Kasus ini menambah daftar panjang penjangkitan virus mematikan ini, ialah sebanyak 1.195 kasus bersama setidaknya 448 kematian, sejak September 2012.
Di Arab Saudi sendiri, kasus virus MERS masihlah meningkat bahkan secara signifikan. Data itu menunjukkan angka kematian karena MERS meningkat dari 39 prosen di th 2014 menjadi 47 % di tahun 2015. Tak Cuma itu, umur rata rata pasien MERS semakin belia, dari 55 thn terhadap 2014 menjadi 49 thn pada 2015.
Angka statistik itu setidaknya menjadi peringatan yang jelas bagi para calon jamaah Umrah Ramadhan asal Indonesia. Layak diingat bahwa kerentanan terhadap MERS menjadi semakin fatal apabila menjangkiti seorang yang kepada awal mulanya telah memiliki riwayat penyakit kronis semacam paru-paru, jantug, ginjal, dan diabetes melitus.
Tak Hanya itu, mengingat MERS perdana kali terdeteksi dalam tubuh unta, maka pencegahan pula mampu dimulai dari menghindari kontak bersama unta di Arab Saudi. Janganlah Hingga kontak bersama unta, tidak perlu foto dgn di depan atau menaiki unta, janganlah hingga minum susu unta mentah, dan tidak perlu berjalan-jalan ke peternakan unta.
(CAL)

Pekan kedua Ramadhan Konflik Yaman Makin Memanas, Warga Sipil Terancam Penyakit dan Kelaparan

23.17 Add Comment

konflik-yaman-ramadhan
Menjelang minggu ke dua Ramadhan, informasi tidak baik kembali data dari Bumi Yaman. Perang yg berkecamuk antara Yaman & koalisi negara-negara Timur Tengah pimpinan Arab Saudi semakin meluluhlantakkan perekonomian & kehidupan warga sipil Yaman.
Yaman, sudah dinobatkan sbg negeri paling miskin paling tak stabil di Semenanjung Arab. Sejak Maret silam sampai di pertengahan bln Ramadhan ini, Yaman tetap berada dalam cengkraman bencana kemanusiaan tak ada henti sesudah Arab Saudi dengan koalisi tentara timur tengah membombardir Yaman lewat serangan hawa & darat.
Koalisi internasional pimpinan Arab Saudi masih bersama prinsipnya buat membombardir Yaman lewat serangan hawa & pertempuran darat. Memicu bencana sosial konflik yg berkepanjangan. Tujuannya satu, mengganyang habis gerilyawan Houthi & pasukan loyalis mantan Presiden Ali Abdullah Saleh.
Kisah pemicu bencana sosial konflik Yaman sejatinya berawal sejak akhir thn dulu. September di penghujung 2014, Gerilyawan Houthi sukses menancapkan kuasanya pada ibukota Yaman, Sanaa. Ekstrimis mantan presiden Ali Abdullah Saleh ini mendesak sampai ke seluruhnya negeri sektor di Yaman & memaksa presiden yg berkuasa Abedrabbo Mansour Hadi melarikan diri ke Arab Saudi.
Sampai hasilnya negeri Arab Saudi memutuskan buat menempa koalisi militer internasional gabungan sekian banyak negeri timur tengah buat menyerang balik gerilyawan Houthi & mengembalikan kekuasaan presiden Hadi.
Hri ini, tiga bln sejak serangan hawa pimpinan Arab Saudi itu, 25 juta masyarakat Yaman yg menjalankan ibadah Ramadhan terjebak dalam rasa kelaparan, penyakit, & rasa takut dapat kematian.
Bahkan menurut lansiran dari page CNN Indonesia, dilaporkan bahwa di wilayah pelabuhan selatan Yaman, demam berdarah sedang mewabah ekstrem. Data dari PBB menunjukkan lebih dari 3.000 orang di Yaman sudah terinfeksi virus Demam Berdarah.
Milisi pemberontak Houthi semakin menggila. Penembak jitu bersembunyi di balik atap-atap rumah masyarakat. Tank menyusuri jalan di antara kesunyian sahur, & bunyi tembakan tak berakhir mengganyang rumah masyarakat yg bersembunyi di dalam lokasi kala adzan maghrib tanda berbuka puasa tiba.
Walaupun intervensi militer yg dilakukan Saudi ke Yaman sukses menahan laju kemajuan ekstremis Houthi, tetapi pasukan aliansi militer Timur Tengah tidak berhasil mendorong milisi utk mundur. Factor inilah yg menyebabkan bencana kemanusiaan tetap menyudutkan jumlahnya gede penduduk sipil Yaman. Mereka terperangkap di tengah-tengah pertempuran Yaman selatan.
Buat ketahuan, Houthi mengemukakan bahwa maksud mereka bergerilya ialah sektor dari revolusi melawan pemerintahan diawal mulanya yg korup & melawan militan islam. Tapi argumen tersebut dibantah oleh Saudi & kebolehan sekutu di belakangnya, Saudi mempunyai anggapan bahwa Houthi merupakan kepanjangan tangan dari Iran. Saudi tidak dapat membiarkan grup ekstremis Houthi yg beraliran syiah itu menguasai Yaman.
Konflik kemanusiaan yg meluluhlantakkan Yaman saat ini cuma menyisakan kesusahan & kepedihan bagi mayoritas masyarakat muslim Yaman. Penduduk muslim Yaman yg harusnya berbuka puasa di bln Ramadhan bersama memanfaatkan nasi, roti, maupun panganan pantas yang lain saat ini cuma sanggup meratapi nasib susahnya mendapati makanan.
Pasalnya Saudi & koalisinya tidak cuma menggagalkan pengiriman senjata ke Houthi, tetapi pun memberlakukan blokade keseluruhan terhadap produk-produk impor yg teramat diandalkan oleh Yaman, merupakan bahan makanan, bahan bakar minyak, juga obat-obatan.(CAL)

Subhanallah, Hanya Dibuka Setiap Ramadhan, Suku Mandar Lestarikan Al-Quran Berusia 400 Tahun

20.02 Add Comment

alquran-mandar
Islam di Indonesia telah lahir dan berkembang sejak berabad silam, mulai sejak dari ujung barat hingga timur Indonesia, Islam menyebar merata menjadiagama mayoritas paling besar di Indonesia.Peristiwa Islam di Indonesia yangamat panjang telah menyisakan ribuan bahkan jutaan kisah unik yang teruslestari hingga saat ini. Salah satu bentuk bukti nyata dengan cara apapenyebaran islampertama kali digulirkan terus tersimpan rapi di salah satusudut negeri yang jauh dari hingar-bingar Kota, merupakan di desa Mandar, Majene, Sulawesi Barat.
Yaitu sebuah Al Quran yang telah berusia lebih dari 400 th yang ditulis dgntangan menggunakan getah pohon oleh Syekh Abdul Mannan, seseorangtokoh ulama penyebar Islam perdana di tanah Majene, Sulbar. Al Quranberusia lebih dari 4 abad tersebut saat ini ini masih tersimpan rapi, menjadipusaka kebanggan warga Mandar.
Al-Quran suci penuh kisah historis ini memiliki tebal 400 halaman denganbersampul kulit hewan, diperkirakan AL-Quran ditulis pada awal abad ke 16dengan memakai fasilitas tulis dari getah pohon. Tiap bulan Ramadhan, Al-Quran kebanggaan warga Mandar ini masihlah dibuka untuk diakses olehmasyarakatnamun tak sembarang penduduk dapat mengaksesnya secarabebas, mengingat rapuhnya benda purbakala ini.
Tatkala berabad-abad, Kitab suci klasik yang berukuran 10 x 15 centi m ini disimpan pula yang merupakan benda bersejarah. Bersama Trick turun-temurun, keaslian dan keawetannya selalu dijaga oleh para imam Masjid Salabose yang juga yaitu masjid tua bangunan karya peninggalan Syekh Abdul Mannan yang lebih dikenal serta yang merupakan To Aalamaq di Salabose.
Sejarahnya bergulir sejak Syekh Abdul Mannan datang dan menetap di kampung Salabose setelah menikah dengan putri Raja Banggae atau Daeng Ta di Masigi lebih kurang tahun 1608 Masehi. Sejakketika itu, ulama gede yangsangat dihormati ini memulai dakwahnya awalnya mengajarkan agama Islam bagi penduduk Sulawesi Barat, termasuk juga serta mendirikan Masjid Salabose dan menulistangan Al Quran menggunakan tinta dari kulit kayu yangdijaga dan dilestarikan hingga kini ini.
kini, Al-Quran klasik berusia 4 abad peninggalan Syekh Abdul Mannankonsisten utuh disimpan oleh Imam Masjid Salabose, Muhammad Gaus, yangserta masih keturunan Syekh Abdul Mannan. Tetaptampak jelas, Al Quran ini ditulis tangan bersama rapi dan indah. Terdapat penjelasan dan perbaikan disisi kiri setiap lembarannya.
Setiap th, Al-Quran kebanggaan masyarakat Mandar ini dibuka utk umum dalam dua sesi, adalah di bulan Maulid dan bulan Ramadhan. Di bulanRamadhan th ini, warga Mandar kembali menunjukkan ke publik Al-Quran klasik yang dimilikinya sebagai bukti keutuhan sumber ilmu dan semangat mengembangkan dakwah dan syiar Islam di tanah Mandar.
Walau berada dalam tanah terpencil di barat Sulawesi, namun kemampuanIslam di Mandar terus sangat terasa kental, kuat, dan menakutkan. Semogakelestarian Islam yang hebat di Mandar bakaltetap lestari seperti lestarinya Al-Quran Syekh Abdul Mannan.
(CAL)

Siasat agar Puasa Ramadhan tak Cepat Haus

20.01 Add Comment

puasa-haus
Bagi sebagian besar muslim yang berpuasa, bisa saja bisa merasa bahwa menahan lapar di saat panas terik di siang hari bulan Ramadhan lebih mudah dilakukan ketimbang harus menahan haus. Diwaktu memasuki fase siang hari atau setengah dari durasi berpuasa di Indonesia, kebanyakan umat muslim yang berpuasa di wilayah khatulistiwa seperti Indonesia akan merasakan haus yang berlebih daripada serangan rasa lapar. Mengapa demikian?
Utk menyiasati rasa haus yang berlebihan dikala puasa ramadhan, kuncinya ada di bagaimana pola makan dan menu sahur yang Snda konsumsi di disaat subuh. Sebaiknya hindari makanan-makanan yang dipercaya secara ilmiah membuat Anda makin merasa haus.
Seperti yang dikutip dari laman National Geographic, makanan yang dapat membuat sesorang yang berpuasa merasa gampang haus adalah makanan yang memiliki kadar garam tinggi.
secara ilmiah, sudah dibuktikan melalui riset panjang berkenaan mekanisme pencernaan tubuh, bahwa sesungguhnya kandungan garam tinggi yang dikonsumsi ke dalam tubuh mampu menarik cairan amat sangat tidak sedikit, sehingga sel-sel yang ada dalam tubuh bakal kekurangan cairan karena ditarik oleh zat garam tadi. Seketika tubuh mampu mengirimkan sinyal-sinyal husus ke otak bahwa sedang mengalami dehidrasi. Otak serta serentak menerjemahkan sinyal tersebut menjadi rasa haus yang menyengat, terutama di siang hari waktu bulan ramadhan.
Rasa haus yang dikirimkan otak adalah salah satu mekanisme tubuh utk memberikan sinyal bahwa tubuh sedang kekurangan cairan. Nah utk mencegah otak memproduksi sinyal haus secara berlebihan, cobalah buat sejak sejak mulai mengurangi makanan tinggi garam dan asin yang menyengat seperti telur asin maupun ikan asin.
Setelah mencoba mengurangi masakan asin, selanjutnya ialah memastikan tubuh telah terhidrasi dengan baik. Minum sedikitnya dua gelas air putih di diwaktu sahur. Satu gelas sebelum makan, segelas lagi sesudah makan. Perlu diperhatikan juga resiko diuretik dari konsumsi teh dan kopi di waktu sahur.
Dampak diuretik bakal mamaksa tubuh senantiasa buat mengeluarkan urin, bahkan urin yang keluar terkadang melebihi jumlah cairan yang kita mengonsumsi. Efek diuretik inilah yang bisa serentak terasa kalau di ketika sahur kita tetap saja menyempatkan minum teh ataupun kopi.
Pada dasarnya, santap sahur yaitu permulaan hari, sahur menjadi kunci sejauh mana puasa kita di siang hari bakal berjalan baik tak dgn harus mengganggu konsentrasi berpikir dan bertindak. Makanlah makanan yang “aman” bagi lambung dan organ pencernaan lain di fase sahur. Mengonsumsi karbohidrat kompleks macam umbi-umbian atau nasi merah, maksimalkan asupan protein tinggi dalam telur, daging, atau tempe dan tahu. Terakhir, sisakan lambung untuk sayur dan buah sbg pelengkap serat.
Selamat Berpuasa Sehat!
(CAL)
Diberdayakan oleh Blogger.

Submenu Section

Slider Section